Selasa, 07 Agustus 2012

PLEASE READ THIS

Seorang professor berdiri di depan
kelas filsafat dan mempunyai
beberapa barang di depan mejanya.

Saat kelas dimulai, tanpa
mengucapkan sepatah kata, dia
mengambil sebuah toples mayones
kosong yang besar dan mulai mengisi
dengan bola-bola golf.

Kemudian dia berkata pada para
muridnya, apakah toples itu sudah
penuh? Mahasiswa menyetujuinya.

Kemudian professor mengambil sekotak
batu koral dan menuangkannya ke
dalam toples. Dia mengguncang dengan
ringan. Batu-batu koral masuk,
mengisi tempat yang kosong di antara
bola-bola golf.

Kemudian dia bertanya pada para
muridnya, Apakah toples itu sudah
penuh? Mereka setuju bahwa toples
itu sudah penuh.

Selanjutnya profesor mengambil
sekotak pasir dan menebarkan ke
dalam toples...

Tentu saja pasir itu menutup segala
sesuatunya. Profesor sekali lagi
bertanya apakah toples sudah penuh?

Para murid dengan suara bulat
berkata, "Yaa!"

Profesor kemudian menyeduh dua
cangkir kopi dari bawah meja dan
menuangkan isinya ke dalam toples,
dan secara efektif mengisi ruangan
kosong di antara pasir.

Para murid tertawa...

"Sekarang," kata profesor ketika
suara tawa mereda, "Saya ingin
kalian memahami bahwa toples ini
mewakili kehidupanmu.
"

"Bola-bola golf adalah hal-hal yang
penting - Tuhan, keluarga, anak-anak,
kesehatan, teman dan para
sahabat. Jika segala sesuatu hilang
dan hanya tinggal mereka, maka
hidupmu masih tetap penuh.
"

"Batu-batu koral adalah segala hal
lain, seperti pekerjaanmu, rumah
dan mobil.
"

"Pasir adalah hal-hal yang lainnya
- hal-hal yg sepele.
"

"Jika kalian pertama kali memasukkan
pasir ke dalam toples,
"  lanjut
profesor, "Maka tidak akan tersisa
ruangan untuk batu koral ataupun
untuk bola-bola golf. Hal yang sama
akan terjadi dalam hidupmu
."

"Jika kalian menghabiskan energi
untuk hal-hal sepele, kalian tidak
akan mempunyai ruang untuk hal-hal
yang penting buat kalian
"

"Jadi..."

"Berilah perhatian untuk hal-hal
yang kritis untuk kebahagiaanmu.
Bermainlah dengan anak-anakmu.
Luangkan waktu untuk check up
kesehatan.


Ajak pasanganmu untuk keluar makan
malam. Akan selalu ada waktu untuk
membersihkan rumah, dan memperbaiki
mobil atau perabotan.
"

"Berikan perhatian terlebih dahulu
kepada bola-bola golf - Hal-hal
yang benar-benar penting. Atur
prioritasmu. Baru yang terakhir,
urus pasir-nya
."

Salah satu murid mengangkat tangan
dan bertanya, "Kalau Kopi yg
dituangkan tadi mewakili apa?"

Profesor tersenyum, "Saya senang
kamu bertanya. Itu untuk menunjukkan
kepada kalian, sekalipun hidupmu
tampak sudah begitu penuh, tetap
selalu tersedia tempat untuk
secangkir kopi bersama sahabat"
:-)
 

Just Share



Teman, pernahkah anda merasa bahwa hidup ini sangatlah sulit? Ibarat memikul beban yang sungguh berat ditemani dengan lebatnya badai dan harus melawati batu kerikil untuk mencapai tujuan? #alaydeh
Atauuu
Pernahkah anda merasa bahwa waktu ini cepat berlalu? Disibukkan dengan berbagai macam pekerjaan sehingga menyebabkan orang – orang yang anda sayangi menjadi prioritas ke dua? atau bahkan the last prioritas?  


Yaah, saya sendiripun pernah mengalami kedua hal diatas. Dan rasanya NYESEK pake banget. Seakan akan pengen banget menghilang dari dunia.hahahhaa#lebay. Saat semua hal bercampur aduk, berkecamuk di kepala maka saat itu juga saya ingin benar2 lari. Tapi kemana? 

Awalnya saya melakukan hoby yang selalu membuat saya merasa senang ketika melakukannya. What is it? Yap..music. saya mendengarkan musik sampai tertidur. Dan ketika bangun? TETEP masih ada aja yang ngganjel T.T

Dan kemudian saya hanya bisa berteriak hahahhaha

So? Saya mengunjungi sahabat saya dan bercerita sebanyak mungkin dan meluapkan semuanya. Sedikit berkurang beban yang saya rasakan setelah membagi masalah bersama sahabat saya. Tapi entah mengapa tetap masih ada yang mengganjal dalam hati saya. Dan ujung ujungnyaa...air mata netes dehhh

Setelah sedikit tenang...hati saya tergerak untuk mengadukan semuanya kepada Allah, bercerita sebanyak mungkin, menangis sederas deranya dan tentu saja memohon kekuatan dan pertolongan dari Nya. Alhamdulillah, setelah itu rasanya bener2 lega. Sungguh Allah Maha Segala dan kepada Nya lah tempet kita mengadu.


Namuuun, berdoa saja tidak cukup. Suatu masalah tidak akan terpecahkan jika kita hanya diam tanpa melakukan apapun 

Agar tidak ada PENYESALAN

dari: anne ahira 

Setiap orang memiliki berbagai peran dalam hidupnya. Sesederhana apapun orang itu. Setiap orang tidak mungkin memiliki hanya satu peran. Peran sebagai anak, ibu, ayah, anggota masyarakat, karyawan, organisasi, terlebih lagi, peran sebagai hamba-Nya.

Siapapun pastinya pula mengharap yang terbaik pada setiap perannya. Sayangnya, kita memiliki banyak keterbatasan, baik terbatas waktu, tenaga, finansial dan sebagainya.
Tidak jarang kita temui, orang-orang yang sukses dalam satu peran, namun gagal di peran yang lain. Misalnya saja, ia seorang Pimpinan Perusahaan yang hebat, namun rumah tangganya berantakan. Atau, dia seorang aktivis yang pintar, namun jarang masuk kuliah, dan nilainya mengkhawatirkan.

Nah, bagaimanakah kita menempatkan peran-peran kita dengan sebaik-baiknya?

Pandailah membuat skala prioritas
Misalnya saja, ketika kita berada di tempat kerja, maka optimalkan peran kita sebagai karyawan. Namun, saat kita berada di rumah, maka berperanlah sebagai anggota keluarga yang baik.

Berilah waktu untuk orang-orang yang Anda cintai
Sebelum kita menyesal, maka berilah perhatian pada orang-orang yang kita cintai. Jangan kalahkan kepentingan mereka dengan target-target kesuksesan yang kita buat. Karena, sesungguhnya energi cinta dari mereka lah yang tetap membuat kita tetap semangat untuk meraih sukses itu sendiri.

Jangan pernah lupa memanjakan diri!
Sesibuk apapun kita, sesekali memanjakan diri sendiri tidak ada salahnya. Memforsir diri terlalu berlebih akan mengantarkan kita pada stress bahkan depresi. Luangkan waktu untuk diri sendiri. Dengarkan musik, berolahraga, pergi ke salon, membaca buku, lakukan apa yang Anda senangi dan positif akan merilekskan diri Anda!

Buatlah perencanaan dengan realistis
Setiap kita pastinya menginginkan sukses dengan segera. Namun, berusahalah untuk tetap realistis. Jika Anda memiliki 10 prioritas pencapaian pada satu hari, maka jika terpenuhi 3 teratas saja itu sudah cukup baik.

Penghargaan pada diri sendiri
Apapun yang sudah Anda pilih dalam hidup Anda, maka itulah yang terbaik. Anda tidak perlu menyesali, meski itu kegagalan. Justru, kita bisa belajar banyak dari kegagalan, dan tahu cara melakukan segalanya dengan lebih baik.
Okay, saatnya kembali mengevaluasi bagaimana Anda telah berperan selama ini. Apakah ada peran tertentu yang Anda telantarkan? Adakah orang-orang yang seharusnya Anda beri perhatian, namun luput karena tersibukkan oleh satu fokus saja?
Apapun itu, masih ada waktu untuk mengubah segalanya agar lebih baik. Tentu saja hanya dengan satu alasan, agar tidak lagi ada penyesalan...

Anne Ahira

Bismillahirrahmanirrahiim

selamat pagi teman teman, semoga berkah bulan ramadhan selalu terlimpahkan kepada kita semua amiin
(˘ʃƪ˘) hehehhehe


 
siapakah sosok diatas? kenalkah anda? atau..pernahkah anda mendengar namanya?
yup, dia adalah anne ahira seorang pembisnis sukses kelahiran Bandung, 28 November 1979. belakangan ini saya sering mendapatkan email dari sosok anne ahira, bukan mengenai bagaimana cara mendapatkan uang yang banyak atau bagaimanakah menjadi seorang jutawan. BUKAAAAN!!!

lalu apa yang saya dapatkan? sebuah email yang selalu menarik perhatian saya dari sosok anne ahira adalah sebuah kumpulan motivasi besar untuk menjadi orang yang SUKSES dan bermanfaat untuk orang lain. nah, lewat blog ini, saya ingin membagi beberapa tulisan tulisan beliau yang Insya Allah dapat memotivasi temen temen juga :)